Tampilkan postingan dengan label CARA BUDIDAYA IKAN HIAS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CARA BUDIDAYA IKAN HIAS. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 September 2022

PENYEBAB APA SAJA YANG BISA MEMBUAT IKAN LOUHAN STRESS ? DAN BAGAIMANA MENANGANINYA?

  Keistimewaan ikan louhan terletak pada dahinya yang membesar yang sering disebut sebagai jenong. Ikan ini juga mempunyai corak khas di tubuhnya yang kadang-kadang membentuk suatu huruf. Selain itu, ikan louhan terkadang dapat mengalami stres yang dapat mempengaruhi kesehatan dari ikan louhan tersebut.





 Apa penyebab ikan louhan menjadi stress. Sebelum kita membahas hal tersebut, Sebaiknya kenali dulu ciri-ciri ikan louhan yang sedang mengalami stress.

CIRI-CIRI IKAN LOUHAN YANG SEDANG MENGALAMI STRESS ADALAH  SEBAGAI BERIKUT :

Ciri-ciri ikan louhan yang stress antara lain :

1.Warna 

Pada ikan louhan ciri yang paling sering terlihat pertama kali adalah dengan memudarnya warna di tubuhnya gejala ini diiringi dengan ikan louhan akansering bersembunyi di balik pompa air karena takut pada kita atau orang yang berlalu lalang didepan aquarium.


2.Nafsu makan

Ciri yang kedua adalah dengan berkurangnya nafsu makan hal ini bisa disebabkan karena makanan yang kita berikan tidak seperti yang diberikan sebelumnya atau tidak sama.

3.Ph air dan suhu air

Ph air juga mempengaruhi terhadap kehidupan ikan louhan jadi cek kembali apakah ph air sudah sesuai dengan yang cocok dengan ikan tersebut. Suhu juga perlu diperhatikan.


Lalu bagaimana cara mengatasi keadaan ikan louhan tersebut berikut langkah penanganannya :

  1. Langkah pertama adalah tempatkan ikan louhan yang stress tadi di akuraium dengan ketinggian sekitar 80 cm di atas permukaan lantai.Hal ini dimaksudkan agar ikan tidak terjadi kontak langsung disaat kita lewat di depan akuarium.
  2. Langkah kedua adalah kita harus pastikan suhu air 28 – 31 dearajat celcius. Karena jika suhu diatas dari 28 atau 31 celcius tentu akan membuat ikan louhan akan semakin stress dan bisa menyebabkan kematian.
  3. Langkah ketiga adalah pastikan ph air pada kisaran normal yakni 6,5 – 7,5 kita bisa mengunakan alat untuk mengetes ph air yang banyak dijual di pasaran khususnya penjual ikan hias.
  4. Langkah keempat adalah usahakan jangan mencampur ikan louhan yang satu dengan yang lain dengan kata lain satu akuarium diisi satu ekor saja.
  5. Langkah kelima bersihkan kotoran yang ada di dasar akuarium dengan cara disipon.
  6. Langkah kelima adalah dengan membersihkan kotoran ikan louhan yang bada di dasar akuarium dengancara disipon secara hati – hati.
  7. Langkah keenam puasakan dahulu ikan louhan selama dua hari, dan berikan pakan hidup dihari terakhir, jika tidak dimakan kurang lebih dalam 10 menit, maka ambil pakan dan berikan esoknya lagi.
  8. Langkah keenam adalah dengan cara puasakan ikan louhan selama dua hari, setelah dua hari berikan pakan pakan hidup di hari kedua, jiaka ikan masih belum mau makan dalam +10 menit ambil kembali dan coba berikan lagi di hari besoknya. Selama ikan dipuasakan jangan sering dilihat disaat memberi pakan.  
  9. Langkah ketujuh adalah tempeli dinding kaca akuarium di kanan kirinya agar ikan tidak sering terlihat oleh kita.
  10. Langkah ketujuh adalah hindari dari sinar lampu secara langsung terlebih dahulu agar ikan lebih tenang selama masa penyembuhan dari stress.
  11. Langkah kesembilan adalah berikan ikan louhan dengan ukuran yang lebih kecil (dengan cara diberi sekat kaca bening) agar dia terpancing dan bereaksi.
  12. Dan langkah yang kesepuluh adalah jika ikan louhan masih takut  danmasih tidak mau makan, maka berikan obat vitamin penambah nafsu makan.

 


APAKAH IKAN GUPPY BISA HIDUP TANPA AERATOR ?

Ikan guppy termasuk ikan hias yang bisa hidup meskipun tidak menggunakan aerator. Aerator sendiri adalah gelembung udara yang digunakan di dalam akuarium atau kolam agar kebutuhan oksigen ikan bisa terpenuhi.Tapi sebelum memelihara ikan hias ini tanpa menggunakan aerator kita mengetahui beberapa hal ini :

Photo by Ondosan Sinaga from Pexels: https://www.pexels.com/photo/sea-water-ocean-animal-4973481/

 

  •     Siapkan tempat

Menyiapkan tempat wadah bisa berupa awuarium atau toples yang bersih sebagai tempat meletakkan ikan guppy. Wadah yang telah kita siapkan berukuran 30x25x25 cm atau 28x20x15 cm. Jika ikan guppy tidak terlalu banyak kita bisa menggunakan toples kca saja. Idealnya wadah ini hanya bisa menampung 2 ikan saja.
  •     Siapkan air

Air merupakan komponen utama untuk ikan hias jadi kita harus menyiapkan air bersih dan masukkan ke dalam wadah yang telah kita persiapkan tadi. Yang perlu diingat sebelum memasukkan ikan tersebut kedalamnya kita harus mengendapkannya terlebih dahulu. Karena bila kita masukkan ikan guppy secara langsung bisa menyebabkan ikan akan mengalami kematian.
  •     Gunakan garam ikan

    Langkah selanjutnya masukkan garam ikan atau garam kristal ke dalam wadah yangsudah diisi air. Berikan sedikit saja, jangan terlalu banyak karena bila kebanyakan tentu air akan asin. Kita bisa membeli garam ikan di toko penjual ikan hias anda bisa dengan mudah membelinya.
  •     Masukkan ikan guppy

    Setelah air sudah diendapkan selama 1 sampai 2 hari, barulah ikan guppy bisa kita masukkan. Setelah itu jangan lantas dibiarkan begitu saja kita perlu mengawasinya bagaimana reaksinya. Biasanya pada awal setelah ikan diamasukkan ke dalam air tersebut dia akan berada diatas permukaan air. Hal itu sangatlah wajar, karena ikan juga perlu sedikit beradaptasi dengan air dan tempat barunya.

 

Agar di kemudian hari ikan guppy bisa hidup sehat kita perlu mangganti air secara berkala. Gantilah air menggunakan metode parsial yaitu mengganti sebagian air di wadah tersebut. Hal yang paling penting diperhatikan adalah wadah janganterkena sinar matahari langsung.



Jumat, 23 September 2022

BAGAIMANA MEMELIHARA IKAN DI AQUARIUM AGAR TIDAK CEPAT MATI

 Bagaimana cara memelihara ikan di aquarium agar tidak cepat mati ? Itulah yang sering dialami oleh para pemula disaat akan memelihara ikan hias sebagai hobi. Banyak pemula yang ingin memulai memelihara ikan hias di aquarium dan berharap agar bisa hidup lebih lama tapi tidak tahu caranya. Berikut hal yang perlu diketahui sebelum memelihara ikan di aquarium agar tidak cepat mati :

  • UKURAN AQUARIUM


     

Ukuran merupakan salah poin terpenting dalam memelihara ikan hias. Karena media aquarium adalah tempat hidup ikan hias  untuk selanjutnya. Sesuaikan dengan ukurran ikan agar tidak mudah stress dan akan mudah mati.

Ikan-ikan yang cocok untuk dipelihara di akuarium dengan ukuran tidak terlalu besar di antaranya ikan manfish, cupang, guppy, dan ikan-ikan kecil lainnya.

Untuk jenis-jenis ikan tersebut, ukuran akuarium yang cocok yakni 40 cm x 25 cm x 28 cm.

  • PROSES AKLIMATISASI


     

Proses aklimatisasi adalah proses penyesuaian ikan di lingkungan barunya seperti air, oksigen, dan ruang ruang di dalam aquarium itu sendiri. Berikut langkah-langkahnya dengan metode kantong mengapung :

matikan lampu dan redupkan lampu ruangan. Hal ini dilakukan agar ikan tidak mudah stress, karena biasanya ikan sangat sensitif terhadap cahaya dan bisa mengalami trauma terhadap cahaya yang secara tiba-tiba. Biarkan ikan mengenal terlebih dahulu lingkungan barunya. Setelah dirasa ikan sudah mulai terbiasa kita tidak perlu mengurangi cahaya terlalu ketat. Beberapa hari kedepan biarkan ikan dibawah sinar temaram terhadap lingkungannya. Berikut tehnik aklimatisasi dengan sistim kantong mengapung:

  •  Biarkan kantong air mengapun selama 1/4 jam. Biasanya penjual ikan hias menggunakan kantong plastik yang berisi air dan udara. Jadi pastikan ikan masih  didalam kantong plastik tersebut dan masukan mengapung diatas air di akuarium karantina selama 1/4 jam. Selama proses ini awasi kondisi kantong tersebut agar tidak terbalik atau terlepas karet pengikatnya. Atur timer waktu selama 1/4 jam dengan tujuan agar air didalam kantong tersebut bisa sesuai dengan suhu air di akuarium tersebut.
  • Langkah selanjutnya buang separo dari air yang ada dialam kantong tadi dan apungkan kembali. Setelah kantong sudah penuh keluarkan secara hati-hati air yang ada di dalam kantong tadi buang air tersebut diwadah lain. Masukkan kembali kantong ke dalam akuarium karantina tadi dan biarkan mengapung kembali.
  • Setelah 1/4 jam berlalu kita bisa membuka kantong tersebut secara perlahan. Pada proses ini kita bisa mencampur air yang ada didalam akuarium ke dalam kantong plastik tersebut. Kemudian tambahkan kantong plastik selama 4 menit sekali. Dan biarkan kantong mengapung selama 4 menit. Setelah 4 menit berlalu tambahkan air akuraium setengah gelas takar ke dalam kantong plastik. Untuk berapa lama proses ini tergantung variasi. Untuk kantong lebih kecil, Anda mungkin hanya perlu menambahkan setengah gelas air sebanyak dua kali. Untuk kantong lebih besar, Anda mungkin harus menambahkan air 3 atau 4 kali sebelum kantong penuh.
  • Langkah terakhir  Lepaskan ikan ke akuarium. Anda membutuhkan jaring kecil untuk keperluan ini. Celupkan jaring ke kantong plastik dan tangkaplah ikan. Perlahan keluarkan ikan dari kantong dan masukkan ke akuarium.
  •     Pastikan Anda menjaring ikan dengan hati-hati. Jangan sampai ikan terlilit jaring. Tangkap ikan dengan gerakan lambat dan menukik ke bawah.
        Lakukan dengan lembut, tetapi cepat saat memindahkan ikan ke akuarium. Jangan biarkan ikan berada di luar air terlalu lama.
  • PANTAU TERUS KEBERSIHAN DAN SUHU AIR 


     

 Memantau kebersihan akuarium sangat penting bagi keberlangsungan hidup ikan.

Setidaknya, kamu harus membersihkan akuarium dan mengganti air satu kali dalam seminggu.

Adapun peralatan yang perlu disiapkan agar akuarium menjadi “rumah” yang nyaman bagi ikan membutuhkan beberapa alat pendukung, di antaranya:

  •     Penjernih air atau filter
  •     Penghangat air
  •     Aerator
  •     Lampu akuarium

PEMBERIAN PAKAN YANG SESUAI 


 

Pemberian pakan juga perlu diperhatikan utnuk ikan hias yang baru ditempatkan kedalam akuarium baru. Dan itupun jangan terlalu banyak dalam pengaplikasiannya karean bila terlalu banyak bisa menyebabkan air cepat keruh dan akan menciptakan asam amino yang berlebihan. Tentu ini kana sangat berbahaya bagi ikan itu sendiri. Kita bisa meberikannya dengn pakan pakan jenis pelet halus atau cacing beku. Pemberian pakan ini bisa selama 4 sampai 6 kali dalam sehari.

AWASI PERKEMBANGAN IKAN SETIAP HARI

Photo by Ryutaro Tsukata from Pexels: https://www.pexels.com/photo/unrecognizable-siblings-catching-small-aquarium-fish-from-basin-5472262/

 

Perkembangan dalam lingkungan barunya tentu akan membawa dampak berbeda pada ikan tergantung jenis dan tingkat stress ikan itu sendiri. Jika dalam pengamatan tersebut ada salah ikan yang mengalami penurunan nafsu makan maka ikan tersevut sudah pasti sedang sakit lebih baik pisahkan dari yang lain agar tidak tertular. Bila dirasa perlu konsultasikan kepada orang atau penjual ikan bagaimana mengatasinya.

Demikian tadi bagaimana memelihara ikan di aquarium agar tidak cepat mati. Semoga bisa menjadi pengetahuan yang bermanfaat untuk pembaca. Terima kasih atas kunjungannya SALAM..

 


 

 

 

Senin, 12 September 2022

CARA MEMBUAT KOLAM IKAN KOI

Ikan koi adalah salah satu ikan hias yang masih menjadi hewan peliharaan paling digemari. Sebelum memeliharanya tentu kita harus menyiapkan tempatnya dulu yaitu kolam koi. 



 Dengan penataan yang baik kolam koi bisa kita jadikan tempat wisata kecil di halaman rumah. Kita bisa membuat sebuah rumah kecil dan tempat duduk di sekitar area kolam tersebut. Memanfaatkan halaman rumah dengan kolam koi bisa membuat kita lebih rileks dan santai saat berkumpul dengan keluarga kita. 

Hal yang paling penting diperhatikan bila kita ingin membuat kolam koi.

Banyak orang berpikir memelihara ikan koi memiliki banyak keuntungan, tapi dalam prosesnya tidaklah semudah yang kita bayangkan perlu adanya perhatian dalam menjaga kualitas air. Hal ini berhubungan erat dengan desain dan cara pembuatannya. Karena ikan koi harus ditempatkan di kolam yang besar. Mengapa demikian karena setiap satu inchi ikan berbanding dengan 10 galon air. Alasannya ikan koi akan bertahan hidup lebih lama jika berada ditempat yang selalu terjaga kualitasnya.

Volume air perlu diperhatikan terlebih pada pH air kolam koi. Sebelum memasukkan ikan koi kedalam kolam selalu lakukan pengecekan pH air dan sesudahnya. Ikan koi lebih cocok dengan pH air sekitar 7 idealnya. Jika lebih dari pH 7 maka bisa menjadi racun amonia dan itu akan membuat rentan terhadap kondisi ikan koi. Begitu pula jika pH air anjlok ke 5,5 karena adanya aktifitas ikan dan juga berasal dari tanaman dan bakteri akan sangat membahayakan bagi ikan koi tersebut.

Untuk besarnya kolam sebaiknya disesuaikan dengan jumlah ikannya. Selain itu, pembuatan saluran sebagai pembuangan air kolam koi juga perlu diperhatikan. Lakukan pembersihan kolam koi dua kali dalam satu tahun. Karena bila terlalu sering akan membuat ikan koi menjadi stress.

Pemilihan lokasi pembuatan kolam koi mempengaruhi kesehatan koi



Selain desain kolam ikan di rumah hal yang perlu diperhatikan adalah lokasi kolam tersebut apakah akan dibuat di dalam atau di luar rumah karena hal ini mempengaruhi sinar matahari yang akan masuk kedalam kolam tersebut tentu juga berpengaruh pada ikan koi. Kolam ikankoi sebaiknya cukup mendapatkan sinar matahari. Tidak terlalu panas ataupun dingin/lembab.

Dengan pencahayaan yang cukup berpengaruh sekali pada koi peliharaanmu agar bisa tumbuh maksimal. Tapi ada efek samping yang terjadi bila dalam kondisi kolam seperti itu yaitu pertumbuhan gangga atau lumut pada dinding atau dasar kolam akan tumbuh dengan subur karena banyaknya sinar matahari yang masuk ke kolam. Tak heran jika kolam akan terlihat hijau dengan cepat.

Oleh karena itu upayakan untuk terkena sinar matahari yang cukup. Karena ikan koi selain tumbuh sehat tentu warna yang ada di tubuhnya akan terlihat lebih cerah minimalnya 3 jam perhari. Begitu pula sebaliknya bila dia kekurangan sinar matahari pasti sangat berpengaruh pada warnanya akan memudar. Bila kolam berada didalam ruangan kita bisa menambahkan lampu pijar sebagai penerangannya sebagai pengganti sinar matahari.

Perancangan model desain kolam koi



Disini ada tiga bentuk dasar kolam koi, yaitu persegi, limngkaran, atau elips, dan bebas. Untuk gaya bentuk desain persegi bisa kita implementasikan jika kita ingin menciptakan gaya kolam formal. Gaya ini cocok jika kita memiliki ruangan untuk keperluan resmi yaitu minimalis.

Kolam koi yang berbentuk oval atau elips sangat cocok untuk rumah yang bergaya elegan, mewah, tradisional, dan ruangan informal. Bentuk bebas, bentuk ini sangat cocok diaplikasikan pada ruangan rumah wisata dan penginapan, vila atau hotel, berfungsi  sebagai tempat istirahat sementara bagi tamu sebelum menginap. Dan desainnya dibuat dengan nuansa pedesaan pada tanah pekarangan yang luas.

Desain filtrasi kolam koi


blogspot.com

Tujuan dari sistem filtrasi kolam koi adalah agar suplai oksigen dalam air kolam dalam kondisi yang cukup untuk perkembangan ikan koi, karena oksigen sangat dibutuhkan sebagai proses untuk kesehatan pencernaan koi. Dari hasil pencernaan koi pasti akan menghasilkan kotoran yang mengandung amonia dan bersifat racun bagi tubuh koi. Oleh karena itu sistem filtrasi selain untuk memproduksi oksigen secara terus menerus bagi koi, juga sebagai pembuang zat amonia yang berasal dari pencernaan koi.

Ada 2 jenis filter yang bisa kita gunakan untuk diterapkan pada kolam koi, pertama filter mekanik dan filter biologis. Filter mekanik bekerja dengan cara mengalirkan air ke wadah yang didalamnya terdapat media penyaring seperti serbut, kerikil, pasir, saringan sieve, jap-matt, busa atau foam, kapas, atau bahan sikat.

Penentuan ukuran kolam koi



Pada tahap ini kita dituntut untuk teliti dengan perhitungan yang matang agar kolam yang dibuat bisa sesuai dengan rancangan desain. Untuk kedalaman kolam koi yang ideal adalah 1 meter untuk ukuran ikan koi 30 cm, sedangkan untuk ukuran koi anatara 30 – 40 cm kedalaman yang diperlukan adalah 1 hingga 1,5 meter. 
Dari penentuan ukuran kolam yang sudah kita buat tadi hal lain yang perlu diperhatikan adalah populasi kepadatan ikan yang akan menempati kolam itu sendiri. Populasi yang terlalu sedikit menyebabkan ikan akan kesulitan mencari makanan begitu pula sebaiknya jika terlalu padat populasinya sudah barang tentu akan membuat ikan berebut makanan satu sama lain dan ruang gerak ikan akan lebih sedikit. Populasi yang idealnya adalah dengan mengukur 3 kali tubuh ikan koi dari ukuran tubuhnya.
Agar kita mudah dalam proses pembangunan kolam koi, buatlh denah terlebih dahulu secara detail disertai dengan ukuran-ukuran yang ssuai dengan perhitungan yang sudah dipersiapkan tadi. Dan juga mempertimbangkan desain kolam yang cocok dengan luas pekarangan nantinya. Karena bila kita salah dalam memperhitungkannya tentu saja akan sangat tidak ekonomis bila gagal dalam pembuatannya.

Pembangunan kolam koi



Kita akan melalui dalam 3 tahap proses pembuatan. Dimulai dari tahap penggalian tanah, pengecoran dan pemasangan batu bata di sekililing kolam tersebut dan yang terakhir proses pengacian/penghalusan lapisan kolam. Untuk proses penggalian dilakukan berdasarkan ukuran yang telah dihitung sebelumnya.
Pada saat tahap penggalian usahakan jangan sampai air tanah menyembur dan membasahi lubang galian. Jika pada saat penggalian air tanah sudah menyembur padahal belum mencapai kedalaman yang seharusnya, maka air harus disedot dahulu dengan pompa air agar bisa kering kembali sehingga akam mempermudah proses selanjutnya.
Tahap pengecoran dan pemasangan batu bata baru bisa dilakukan jika lubang galian tadi sudah benar-benar kering. Dalam proses ini harus dilakukan dengan cepat agar tidak terjadi rembesan air tanah mncul lagi. Dan yang terakhir adalah proses pemlesteran atau pengacian pada seluruh permukaan  dasar kolam dan usahakan agar halus dan rapat jangan sampai ada celah karena bisa terjadi kebocoran di kemudian hari. 
Pengacian yang halus akan mencegah ikan koi terluka saat berenang nantinya. Berbeda dengan proses pengacian pada didnding kolam perlu adanya zat tambahan seperti zat merguson yang berfungsi sebagai pengeras. Setelah itu beri efoxy untuk menghilangkanzat alkali yang terkandung dalam semen tadi. Dn pada tahap akhir beri coating sebgai pe;apis agar kolam tidak mudah retak.


Menstabilkan kondisi kolam koi

Setelah semua proses diatas dilakukan, kolamkoi sudah jadi. Tapi itu belum siap digunakan karena kolam koi yang baru masih mengandung kadar alkali yang tinggi dari bekas acian semen tadi. Ada tahap yang perlu dilakukan agar bisa menghilangkan kadar alkali tadi.

Langkahnya adalah biarkan air dalam kolam tersebut selama 1 minggu dan kurashlah setiap hari dengan menambahkan obat anti jamur dan kutu. Pada minggu ke 2 sampai ke 3 kolam diberi probiotik. Barulah pada minggu ke 4 sampai 1 bulan, kolam bisa dicoba aapakah sudah siap.

Demikianlah cara pembuatan kolam ikan koi yang bisa kita coba terapkan di rumah. Dan jangan lupa siapkan hiasan-hiasan tertentu di tengah atau di sekitar area kolam sebagai tempat persembunyian ikan koi agar tidak mudah stress nantinya. Dalam kolam kita bisa menggunakan hiasan akuarium. Semoga bisa bermanfaat. Slemat mencoba !!

Baca juga :     Model dekorasi akuarium
                        Aquarium mini hias kotak























Rabu, 31 Agustus 2022

CARA BUDIDAYA IKAN HIAS





Mencoba berbagai hobi yang beraneka ragam merupakan suatu hal yang menarik dan baik.Kita bisa meningkatkan kreatifitas untuk mencoba suatu hal yang baru dari hobi yang kita jalani bisa mendapatkan penghasilan tambahan. Ada banyak sekali jenis usaha yang bisa kita coba, dengan mencoba budidaya ikan hias sendiri di rumah.

Memelihara dan merawat ikan hias merupakan suatu hal yang sangat mudah kita lakukan. Kita bisa mempelajari bagaimana cara membudidayakan ikan hias agar bisa hidup dan berkembangbiak. Bila kita berhasil merawat dan mengembangbiakkan tentu merupakan suatu kepuasan tersendiri bisa kita istilahkan hobi yang menghasilkan pendapatan.Berikut kita yang bisa kita pelajari bagaimana cara memelihara ikan hias :

1.BISNIS IKAN HIAS : POTENSI DAN PELUANGNYA

2.BUDIDAYA IKAN HIAS AIR TAWAR :

  1.  Menyiapkan tempat pembiakan
  2. Penyesuaian tempat dengan ikan
  3. Memilih calon indukan dan proses pemijahan
  4. Penetasan telur dan perawatan larva ikan


 1. BISNIS IKAN HIAS : POTENSI DANPELUANGNYA

 Memiliki hobi merawat berbagai jenis binatang di rumah merupakan kegiatan yang menyenangkan karena kita bisa belajar bagaimana cara merawat dan menjaga mereka supaya binatang peliharaan kita bisa hidup lebih lama dan tumbuh sehat. Apabila kita bisa menjaga dan merawat mereka tentunya merupakan suatu kepuasan tersendiri me;ihat mereka tumbuh sehat.

 Perlu kesabaran dan ketekunan dalam merawat hewan yang kita miliki meskipun itu bisa memakan waktu yang tidak sebentar. Dengan ketekunan dan kesabaran kita bisa belajar banyak hal saat merawat peliharaan kita, karena ada kemungkinan hewan tersebut bisa menjadi mati dan lemas.

 Memiliki hobi memelihara hewan yang kita sayangi ternyata bisa menjadi sebuah potensi peluang usaha yang menjanjikan. Apabila kita membudidayakannya dalam jumlah banyak tentu bisa menjual hasil anakan hewan tersebut kepada orang yang memiliki hobi yang sama dengan kita .

 Budidaya ikan hias bisa disebut juga sebagai aquculture atau sebuah kegiatan mengumpulkan indukan ikan hias dengan tujuan untuk dikawinkan supaya bisa menghasilkan anakan untuk dikembangbiakkan dan dijual bila sudah menjadi banyak hasilnya.

 Ikan hias yang dibudidayakan haruslah jenis-jenis ikan yang menarik dan punya potensi penjualan yang bagus. Alasan kenapa budidaya ikan hias ini menjadi peluang usaha yang bagus dan menguntungkan? Karena indukan ikan hias akan bertelur dan menghasilkan anakan dalam jumlah banyak. Bukan itu saja, karena banyak sekali pecinta ikan hias yang akan dengan senang hati untuk membeli ikan-ikan tersebut dari hasil budidaya kita tanpa mereka repot untuk mengawinkannya sendiri.

 Budidaya ikan hias juga merupakan suatu peluang usaha yang bisa menguntungkan bagi pelaku usahanya karena pada umumnya banyak orang rela membeli untuk melengkapi koleksi ikan hias mereka.

 

2. BUDIDAYA IKAN HIAS AIR TAWAR

Bila kita baru pertama kali mencoba melakukan peluang usaha budidaya ikan, maka kita bisa mulai dengan budidaya ikan hias air tawar lebih dulu. Mengapa demikian ? karena budidaya ikan hias air tawar lebih mudah karena jenis ikan ini tidak memerlukan air dengan kondisi tertentu atau tingkat asin spesifik agar ikan bisa hidup dengan baik. Bukan itu saja, budidaya ikan hias air tawar ini hanya menggunakan aquarium saja sehingga tidak membutuhkan banyak ruang.

 Agar anda bisa melakukan budidaya ikan air tawar sendiri di rumah, berikut di bawah ini yang bisa anda lakukan langkah yang bisa kita coba lakukan sendiri di rumah dengan mudah :

 

2.1    Menyiapkan Wadah Pembiakan

Dalam proses pembiakan, sebuah tempat pembiakan yang baik sangatlah menentukan keberhasilan dari proses pembiakan yang Anda jalankan. Sama seperti ikan hias, Anda membutuhkan sebuah wadah pembiakan yang bagus seperti menyediakan kolam akuarium berukuran besar supaya ikan bisa tumbuh secara maksimal tanpa harus berdesakan.

 Sebuah proses pembiakan akan berhasil, jika kita bisa menyiapkan tempat yang baik sehingga itu bisa menentukan keberhasilan kita dalam prosesnya. Ikan hias akan bisa hidup dan berkebangbiak baik jika kita menempatkannya di aquarium dengan ukuran yang besar agar ikan bisa bergerak leluasa tanpa berdesakan.

 Karena kita sebagai pemula tentunyabelum memiliki pengalaman belum lah seberapa, kita bisa mencoba memanfaatkan wadah yang sebelumnya kita miliki karena apabila membeli wadah yang berharga mahal tentu saja tidak akan mempengaruhi hasil akhir dari pembiakan. Usahakan wadah tersebut tidak terlalu buruk dengan kata lain misalkan bocor atau kotor.


 2.2    Penyesuaian tempat dengan ikan

 Setelah menyipakan wadah atau aquarium yang bagus barulah kita bisa mengisinya dengan jenis-jenis ikan hias apa yang sesuai dengan kriteria dan ukuran dari akuarium tersebut. Jangan membiakan ikan hisa dengan ukuran yang telalu besar dengan wadah yang kecil karena akan mempersempit ruang gerak ikan itu sendiri sehingga bisa menghambat tumbuh kembangnya.

 Langkah selanjutnya sesuaikan juga kondisi air, suhu air, sampai tingkat keasaman atau kadar pH air dalam air tersebut supaya sama dengan jenis ikan apa yang kita ingin kita budidayakan. Biarkan air terlebih dahulu seharian penuh agar bisa menghilangkan kandungan gas berbahaya lain sehingga ikan bisa hidup secara normal.

 2.3    Memilih Calon Indukan dan Proses Pemijahan

 Berikutnya yang perlu kita lakukan adalah pilihlah  calon indukan ikan hias yang tepat dan sehat dengan kata lain ikan dewasa yang sudah siap kawin. Bagaimana cara mengetahui apakah calon indukan tersebut berkelamin jantan atau betina ? kita bisa memijat secara perlahan pada bagian kelamin ikan tersebut apakah mengeluarkan sel sperma atau sel telur.

 Perhatikan kondisi indukan secara seksama, hindari untuk memilih calon indukan yang memiliki cacat dan masalah pada tubuhnya. Ikan yang sehat akan memberikan keturunan anakan yang baik dan tidak memiliki penyakit. Ikan juga akan hidup lebih lama dan tidak rentan terhadap serangan penyakit.

 Kondisi indukan sangat peru diperhatikan saat akan memilih indukan ikas hias sebaiknya hindari kondisi indukan memiliki cacat dan masalah pada tubuhnya krena itu akan menentukan hasil anakan yang baik dan tidak memiliki penyakit karena indukan yang sakit. Dengan demikian ikan akan lebih mudah hidup dan tidak rentan terhadap serangan penyakit.

 Salah satu yang membedakan antara ikan hias dan ikan air tawar biasa adalah tidak semua ikan hias bisa melakukan perkembangbiakannya sendiri. Ada ikan yang membutuhkan tambahan suntikan hormon perangsang yang akan membantu dan mempermudah ikan untuk menghasilkan sel telur secara alami dengan cepat.

 Tidak semua ikan hias bisa melakukan perkembangbiakan sendiri, ada jenis ikan hias tertentu yang memerlukan suntikan hormon perangsang guna membantu dan mempermudah ikan untuk menghasilkan sel telur secara alami dan tepat dan hasil sel telurnya pun akan lebih banyak sehingga ikan akan berkembang lebih banyak tentu sangat menguntungkan bukan bagi kita.

 

2.4    Penetasan telur dan perawatan larva ikan

 Untuk indukan ikan yang sudah berhasil bertelur, biasanya akan memerlukan waktu kurang lebih 24 jam agar telur berhasil menetas danberubah menjadi sekumpulan larva. Untuk mencegah supaya indukan tidak memakan larva tersebut segera pindahkan larva larva tersebut ke kolam yang berbedaterpisah dari indukannya.

 Rawat larva dengan meberikan pakan yang berkualitas baik hingga menjadi anakan ikan yang akan menjadi dewasa akan memakan waktu sekitar 3 bulan. Kita harus memperhatikan kondisi air dalam keadaan baik dan terjaga kebersihannya supaya ikan bisa tumbuh dengan baik. Hindari mengisi kolam anakan telalu banyak agar tidak berdesakan atau terlalu padat.

 

 Demikian sekilas bagaimana cara budidaya ikan hias dan semoga bermanfaat bagi pemula yang akan memulai usaha ikan hias.

 

 

Comments System

Disqus Shortname